This is default featured slide 1 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.This theme is Bloggerized by Lasantha Bandara - Premiumbloggertemplates.com.

This is default featured slide 2 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.This theme is Bloggerized by Lasantha Bandara - Premiumbloggertemplates.com.

This is default featured slide 3 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.This theme is Bloggerized by Lasantha Bandara - Premiumbloggertemplates.com.

This is default featured slide 4 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.This theme is Bloggerized by Lasantha Bandara - Premiumbloggertemplates.com.

This is default featured slide 5 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.This theme is Bloggerized by Lasantha Bandara - Premiumbloggertemplates.com.

Rabu, 17 April 2013

Daun Bertasbih Memuji ALLAH Prof. William Brown Masuk Islam



MENGUNGKAP RAHASIA YANG MAHA AGUNG  

SEBUAH majalah sains terkenal, Journal of Plant Molecular Biologies, menyebutkan bahwa sekumpulan ilmuwan yang membuat kajian mendapatan suara halus keluar dari sebagian tumbuhan yang tidak dapat didengar oleh telinga biasa. Suara tersebut disimpan dan dirakam dengan sebuah alat perekam tercanggih yang pernah ada.

Ilmuwan itu selama hampir 3 tahun meneliti fenomena yang mencengangkan ini berhasil menganalisis denyutan atau detik suara tersebut sehingga menjadi isyarat-isyarat yang bersifat cahaya elektrik (kahrudhoiyah) dengan sebuah alat canggih yang bernama Oscilloscope. Akhirnya mereka dapat menyaksikan denyutan cahaya elektrik itu berulang lebih dari 1000 kali dalam satu detik!



Prof. William Brown yang memimpin para pakar sains untuk mengkaji fenomena tersebut mengisyaratkan setelah dicapainya hasil bahwa tidak ada penafsiran ilmiah atas fenomena tersebut. Padahal seperti diakui oleh  profesor, pihaknya telah menyerahkan hasil penelitian mereka kepada universitas-universitas serta pusat-pusat kajian di Amerika dan juga Eropa. Tetapi semuanya tidak sanggup menafsirkan fenomena itu, bahkan semuanya tercengang tidak tahu berkomentar apa-apa lagi.

Pada kesempatan terakhir, fenomena tersebut dihadapkan dan dikaji oleh para pakar dari Britain, dan di antara mereka ada seorang ilmuwan Muslim yang berasal dari India. Setelah 5 hari mengadakan kajian dan penelitian ternyata para ilmuwan dari Inggris tersebut angkat tangan. Maka ilmuwan Muslim tersebut mengatakan:

“Kami umat Islam memahami tafsir dan makna dari fenomena ini, bahkan semenjak 1,400 tahun yang lalu!”

Maka para ilmuwan yang hadir pun tersentak dengan pernyataan tersebut, dan meminta dengan sangat untuk menunjukkan tafsir dan makna dari kejadian itu, ilmuwan Muslim segera memetik firman Allah SWT

“…Dan tak ada suatupun melainkan bertasbih dengan memuji-Nya, tetapi kamu sekalian tidak mengerti tasbih mereka. Sesungguhnya dia adalah Maha Penyantun lagi Maha Pengampun.” (QS. Al-Isra`: 44)

Tidaklah suara denyutan halus tersebut melainkan lafazh jalalah (nama Allah) sebagaimana tampak dalam layar. Maka keheningan dan kehairanan yang luar biasa menghiasi aula di mana ilmuwan Muslim tersebut berkata.
Subhanallah, Maha suci Allah! Ini adalah salah satu mukjizat dari sekian banyak mukjizat agama yang haq ini! Segala sesuatu bertasbih mengagungkan nama Allah. 

Akhirnya orang yang bertanggung jawab terhadap penelitian pengkajian ini, adalaj profesor William Brown menemui ilmuwan Muslim itu berdiskusi tentang agama yang di bawa oleh seorang Nabi yang ummi (tidak dapat baca tulis) sebelum 1,400 tahun lalu tentang fenomena ini. Maka ilmuwan tersebut pun menerangkan kepadanya tentang Islam, setelah itu ia memberikan hadiah al-Qur`an dan terjemahnya kepada profesor itu.

Selang beberapa hari setelah itu, profesor William mengadakan ceramah di Universitas Carnich – Miloun, dia mengatakan:

“Dalam hidupku, aku belum pernah menemui fenomena semacam ini selama 30 tahun menekuni pekerjaan ini, dan tidak ada seorang ilmuwan pun dari mereka yang melakukan pengkajian yang sanggup menafsirkan apa makna dari fenomena ini. Begitu pula tidak pernah ditemui kejadian alam yang bisa menafsirinya. Tetapi satu-satunya tafsir yang dapat kita temukan adalah dalam al-Qur`an.

Hal ini tidak memberikan pilihan lain buatku selain mengucapkan syahadatain: “Aku bersaksi bahawa tidak ada ilah yang haq melainkan Allah, dan bahawa Muhammad adalah hamba dan utusannya”

Seorang profesor ini telah mengumumkan Islamnya di hadapan para hadirin yang sedang terperangah. Allahu akbar! Kemuliaan hanyalah bagi Islam, ketika seorang ilmuwan sedar dari kelalaiannya, dan mengetahui bahawa agama yang haq ini adalah Islam!  (IH/DZ/Faiz) 

Miracles of the Koran makes Islam an American scientist
Prof. William Brown, head of the research team was finally invited the Islamic scholar to talk more about Islam. Having discussed about Islam ... Professor converted Islam.

Selasa, 16 April 2013

TANDA KIAMAT YANG SEBENTAR LAGI AKAN DATANG



Ada tiga tanda fenomena dari tanda-tanda Kiamat yang perlu di ambil perhatian sekarang ini oleh umat manusia pada umumnya dan umat Islam khususnya. Dua di antara tiga tanda itu termasuk dalam kategori tanda-tanda besar Kiamat. Satu lagi termasuk di dalam tanda besar, namun ada pula yang menyebutnya sebagai tanda penghubung antara tanda-tanda kecil Kiamat dengan tanda-tanda besar Kiamat.
Tanda penghubung antara tanda-tanda kecil Kiamat dengan tanda-tanda besar Kiamat diutusnya Imam Mahdi. Imam Mahdi merupakan tanda Kiamat yang menghubungkan antara tanda-tanda kecil Kiamat dengan tanda-tanda besar Kiamat.
Bayakyang belum menyadari bahwa keadaan dunia sekarang ini dalam situasi dimana hampir semua tanda-tanda kecil Kiamat telah muncul. Coba kita perhatikan beberapa contoh tanda-tanda kecil Kiamat di bawah ini:
  1. Perceraian banyak terjadi
  2. Banyak terjadi kematian mendadak (tiba-tiba)
  3. Banyak Qur'an diberikan hiasan
  4. Masjid-masjid dibangun dengan megah
  5. Perjanjian dan transaksi tidak dipatuhi
  6. Berbagai peralatan musik dimainkan
  7. Berbagai jenis khamr (Arak) banyak diminum manusia
  8. Perzinaan dilakukan terang-terangan
  9. Para pengkhianat diberi kepercayaan (menjadi pemimpin)
  10. Orang yang amanah dianggap pengkhianat
  11. Tersebarnya Pena (banyak buku diterbitkan)
  12. Pasar-pasar (Mall, Plaza, Supermarket) Berdekatan
  13. Penumpahan darah dianggap perkara yang kecil
  14. Makan hasil riba
Jadi kalau kita teliti contoh-contoh di atas, jelas kita menjumpai ciri-ciri tersebut di zaman ini. Apabila kita membuka kitab para Ulama yang menghimpun hadits-hadits mengenai tanda-tanda kecil Kiamat, lalu kita baca satu per satu hadits-hadits tersebut hampir pasti setiap satu hadits selesai kita baca kita akan berkata di dalam hati: “Wah, yang ini sudah..!”
Jika tanda-tanda kecil Kiamat sudah hampir muncul kesemuanya, ini bermaksud dunia sekarang ini sedang menunggu kedatangan tanda-tanda besar Kiamat. Oleh itu, dalam waktu terdekat ini kita semua harus bersiap-siap untuk menyambut kedatangan tanda penghubung antara tanda-tanda kecil Kiamat dengan tanda-tanda besar Kiamat dengan diutusnya Imam Mahdi.
“Aku khabarkan berita gembira mengenai Al-Mahdi yang diutus Allah ke tengah ummatku ketika banyak terjadi perselisihan antara manusia dan gempa-gempa. Ia akan memenuhi bumi dengan keadilan dan kejujuran sebagaimana sebelumnya dipenuhi dengan kesewenang-wenangan dan kezaliman.” (HR Ahmad)
Nabi Muhammad S.A.W mengisyaratkan adanya dua tanda menjelang perutusan Imam Mahdi di tengah ummat Islam. Pertama banyak terjadi perselisihan antara manusia dan Kedua terjadinya banyak gempa bumi. Subhaanallah. Jika kita perhatikan keadaan dunia ketika ini, banyak sekali terjadi pergaduhan dan peperangan. Gempa bumi silih berganti di mana-mana.
Kedatangan Imam Mahdi merupakan tanda Akhir Zaman yang jelas-jelas harus di ambil berat oleh kita dalam waktu terdekat ini. Kita diperintahkan untuk segera berbai’at dan bergabung ke dalam barisannya sebab episod-episod berikutnya merupakan rangkaian perang yang dipimpin Imam Mahdi untuk menakluk negara-negara yang dipimpin oleh para Mulkan Jabriyyan (Para penguasa yang mengabaikan kehendak Allah dan RasulNya).
“Ketika kamu melihatnya (Imam Mahdi) maka ber-bai’at-lah dengannya walaupun harus merangkak-rangkak di atas salji kerana sesungguhnya dia adalah Khalifatullah Al-Mahdi.” (HR Ibnu Majah)
Imam Mahdi akan mengibarkan panji-panji Al-Jihad Fi Sabilillah untuk memerdekakan negeri-negeri yang selama ini dikuasai oleh para Mulkan Jabriyyan. Beliau akan mengetuai pembebasan dunia dari penghambaan manusia kepada hanya untuk memperhambakan diri kepada Allah semata-mata. Beliau akan memastikan bahawa dunia diisi dengan sistem dan peradaban yang mencerminkan kalimatthoyyibah Laa ilaha illAllah Muhammadur Rasulullah dari timur hingga ke barat.
Ghazawaat (perang-perang) tersebut akan dimulai dari jazirah Arab kemudian Persia (Iran) kemudian Roma (Eropah dan Amerika) kemudian terakhir melawan pasukan Yahudi yang dipimpin langsung oleh puncak fitnah, yaitu Dajjal. Pasukan Imam Mahdi Insya Allah akan diizinkan Allah untuk meraih kemenangan dalam peperangan tersebut.
“Kamu akan perangi jazirah Arab dan Allah akan beri kemenangan kamu atasnya, kemudian kamu akan menghadapi Persia dan Allah akan beri kemenangan kamu atasnya, kemudian kamu akan perangi Rom dan Allah akan beri kemenangan kamu keatasnya, kemudian kamu akan perangi Dajjal dan Allah akan beri kemenangan kamu atasnya.” (HR Muslim)
Lalu Nabiyullah Isa ’alihis-salaam akan turun dari langit di antar oleh dua malaikat di kanan dan kirinya. Menurut hadits-hadits yang ada, Nabi Isa putra Maryam ’alihis-salaam akan datang sesudah pasukan Imam Mahdi selesai memerangi pasukan Roma menjelang menghadapi perang berikutnya melawan pasukan Dajjal. Pada waktu itu Nabi Isa a.s Allah takdirkan turun ke muka bumi untuk bergabung ke dalam pasukan Imam Mahdi dan membunuh Dajjal dengan izin Allah.
Ketika Imam Mahdi dan pasukannya mendengar khabar bahwa Dajjal telah muncul dan merajalela menabur fitnah dan kekacauan di muka bumi, maka Imam Mahdi mengarahkan pasukannya ke kota Damaskus. Ketika pasukan Imam Mahdi menunggu Subuh di sebuah masjid yang terletak di sebelah timur kota Damaskus, tiba-tiba turunlah Nabi Isa a.s dihantar oleh dua malaikat di menara putih masjid tersebut. Maka Imam Mahdi mempersilakan Nabi Isa ’alihis-salaam untuk mengimami sholat Subuh, namun ditolak olehnya dan Nabi Isa ’alihis-salaam menyuruh Imam Mahdi untuk menjadi imam solat Subuh tersebut sedangkan Nabi Isa ’alihis-salaam menjadi makmum di belakangnya. Subhanallah.
Masjid yang dipercayai tempat turunnya Nabi Isa a.s
“Turunlah Isa putra Maryam ’alihis-salaam. Berkata pemimpin mereka Al-Mahdi: “Mari pimpin solat kami.” Berkata Isa ’alihis-salaam: “Tidak. Sesungguhnya sebahagian mereka pemimpin bagi yang lainnya sebagai penghormatan Allah bagi Umat ini.”(Al Al-Bani dalam ”As-Salsalatu Ash-Shohihah”)
Saudaraku, marilah kita bersiap-siap akan kedatangan tanda-tanda Akhir Zaman ini. Tanda-tanda yang akan mengubah wajah dunia dari wajah yang penuh kezaliman menuju keadilan di bawah naungan Syariat Allah dan kepemimpinan Imam Mahdi beserta Nabiyullah Isa ’alihis-salaam.
Ya Allah, masukkanlah kami ke dalam barisan pasukan Imam Mahdi yang akan memperoleh satu dari dua kebaikan.
’Isy Kariman (hidup mulia di bawah naungan Syariat Allah) au mut syahidan (atau Mati Syahid). Amin ya Rabb.

Sabtu, 19 Januari 2013

Mengembara Mencari Tuhan Akhirnya Bertemu



SUATU hari, beliau diberitahu berkenaan dengan Tuhan. Rasa ingin tahunya menyebabkan beliau mulai mencarinya. Jiwanya mulai mengembara.

Sebagai seorang Punk, beliau memakai subang , bertindik dan mempunyai tato diseluruh badannya. Hampir semua perkara dipersoalkannya. Jauh di lubuk hatinya, beliau merasakan kehidupan ini bukanlah sekadar kekayaan, uang dan harta... Bukan sebagai arti dan tujuan kehidupan yang difahami pada umumnya di barat.

Suasana kehidupan menyebabkan seorang lelaki berbangsa kulit putih ini memilih musik heavy metal punk untuk melepaskan rasa marahnya terhadap dunia yang didiaminya. Dia merasa marah terhadap pelbagai perkara, seperti ketidak adilan sosial masyarakat, serta perkara-perkara yang tidak difahami berlaku disekelilingnya. Hal ini membentuk jiwanya sebagai seorang yang kuat memberontak dan keras.
Jiwanya yang tidak tenteram itu menyebabkan beliau sentiasa mencari-cari jawaban kepada semua persoalan yang bersarang dalam fikirannya. Beliau mula mengkaji dan menyelidik maklumat berkenaan Tuhan di dalam agama-agama dan ideologi-ideologi manusia lain. Jiwanya terus mengembara, walaupun beliau dibesarkan dalam komuniti Kristian.
Beliau mulai mencari jawaban dalam agama itu. Beliau diberitahu berkenaan dengan Tuhan dan anak Tuhan di dalam ajaran Kristian. Jiwanya yang kuat memberontak menyebabkan beliau mulai mempersoalkan jawaban yang diberikan itu. 

Baginya, itu adalah suatu kelemahan kepada Tuhan apabila Tuhan memerlukan seorang anak. Seolah-olah Tuhan itu akan mati dan memerlukan seorang pengganti kelak dari kalangan anaknya sendiri. Adakah perlu Tuhan yang dikatakan Maha Perkasa ke atas alam ini memerlukan perkara seperti itu? Rasa tidak puas hatinya menyebabkan dia mula beralih kepada agama lain. Beliau mula mencoba mencari jawaban di dalam agama Hindu. Dia mengetahui bahwa agama Hindu menyembah patung-patung yang disucikan.

Sebagai seorang yang keras dan pemberontak, beliau bertanya "Sekiranya saya pecahkan patung-patung yang kamu sembah itu, adakah patung-patung kamu itu mampu membalas balik dan mencederakan saya?'.

Para penganut Hindu menjawab , " Perbuatan itu adalah perkara yang amat buruk..".

Tidak berpuas hati dengan jawapan itu, beliau bertanya lagi " Sekiranya saya campakkan patung-patung yang kamu sembah itu, adakah patung itu akan datang membunuh saya?".

Ternyata jawaban yang diberikan tidak memuaskan hatinya. Beliau ternyata kecewa dengan jawaban yang diberikan kerana patung-patung yang disembah itu seolah-olah tidak berdaya melakukan apa-apa. Seterusnya, beliau mula mencari arti ketuhanan didalam agama yahudi. Namun, beliau merasakan ajaran yahudi itu sendiri bukanlah sebuah agama tetapi lebih kepada doktrin perkauman. Bagaimana mungkin Tuhan yang mencipta pelbagai bangsa manusia secara tiba-tiba mengkehendaki sebuah agama yang hanya khusus untuk sesuatu bangsa, sedangkan dia sendiri bukan dari bangsa tersebut?

Hal ini amat pelik baginya seolah-olah Tuhan itu hanya untuk bangsa Yahudi saja, sedangkan manusia itu sendiri terdiri daripada pelbagai bangsa yang berbeda-beda. Pencariannya diteruskan lagi dengan mengkaji pelbagai ideologi-ideologi yang ada ketika itu. Beliau mendapati, sentiasa terdapat percanggahan dan perbezaan pendapat diantara ideologi-ideologi itu, kerana ia hanyalah rekaan manusia semata-mata berdasarkan ego masing-masing.

Suatu hari, ketika beliau berjalan-berjalan, beliau ternampak sebuah pamplet yang diedarkan di sebatang jalan. Beliau terlihat sebuah corak yang dilihatnya sewaktu kecil sebagai grafiti di sebuah tembok terdapat pada pamplet itu. Corak tersebut yang dilukis sebagai grafiti itu ditulis didalam bahasa arab dan beliau amat menyukainya ketika dia mula-mula melihatnya semasa kecil dahulu. Beliau amat berharap untuk mengetahui maksud corak grafiti atau tulisan Arab tersebut. Pamplet itu sebenarnya adalah sebuah risalah ringkas berkenaan dengan Islam.

Beliau hakikatnya tidak mengetahui apa-apa langsung mengenai Islam dan berazam untuk menyelidikinya. Akhirnya, didalam kekurangan buku-buku Islam ketika itu, dia menjumpai sebuah buku agama. Dia mendapati, buku itu juga turut mempunyai corak grafiti yang sama seperti mana pamplet itu. Sebagai seorang ahli muzik dan seni, beliau merasakan bahwa corak grafiti atau tulisan itu sangat indah dan cantik. Beliau terus membelek dan membaca buku itu sehinggalah terjumpa terjemahan Surah Al-Ikhlas di dalam buku tersebut.

Dia amat-amat kagum dan terperanjat dengan surah Al-Ikhlas yang menyatakan bahwa Tuhan itu adalah satu. Baginya, adanya alam ini sudah semestinya memerlukan Pencipta. Sudah tentu Tuhan yang menciptakan alam ini adalah satu, dan mustahil terdapat banyak Tuhan dalam menciptakan alam ini. Sekiranya bilangan tuhan itu banyak dalam menciptakan alam ini, sudah pasti setiap tuhan itu mempunyai pecahan kuasa dan tidak berkuasa sepenuhnya dan hal ini tidak sesekali logik baginya. Tidak mungkin Tuhan yang dikatakan Maha Perkasa itu akan memeberikan kuasa dengan tuhan yang lain.

Sudah pasti akan berlaku perselisihan dan pergaduhan sesama tuhan itu. Dia menemui pencariannya selama ini apabila membaca baris akhir ayat tersebut yang menyatakan bahawa Tuhan itu sama sekali tidak sama dengan apa sesuatupun diatas muka bumi dan alam semesta ini. Beliau mengetahui bahawa apa saja yang berada di alam ini sama sekali tidak mempunyai kuasa yang hakiki atas setiap yang lain.

Jiwanya membuak-membuak untuk memahami dan memeluk Islam. Beliau amat yakin dengan apa yang dinyatakan oleh tulisan didalam buku itu. Tetapi, beliau tidak mengetahui untuk bertanya kepada siapa. Kehidupannya sebagai seorang punk menyebabkan beliau tidak kenal siapa pun yang beragama Islam untuk ditanya. Beliau tertanya-tanya bagaimanakah beliau dapat mempelajari agama ini. Akhirnya beliau mendapatkan sebuah buku telepon dan mencari suatu nombor yang mempunyai kaitan dengan Islam.

Beliau menjumpai nomor Masjid Besar London dan terus menghubunginya. Pihak masjid bersetuju untuk bertemu dengannya. Namun, apabila beliau sampai di situ, para petugas masjid amat terkejut. Beliau datang ke masjid itu dan menyatakan bahawa ingin ucap dua kalimah syahadah dengan penampilan yang menggerunkan memakai rantai, tali pinggang peluru, vest, subang, dengan badan bertatu di hampir keseluruhan badannya.
Akhirnya dia dibawa bertemu dengan setia usaha masjid itu dan melafazkan dua kalimah syahadah disitu. Itulah kisah hampir 20 tahun yang lalu dan kini, punk itu dikenali sebagai Brother Abdul Malik, seorang pendakwah Islam yang aktif di Kota London.





Selasa, 18 Desember 2012

DOSA MATA


Menundukkan pandangan bukan berarti harus menundukkan kepala sehingga berjalan tak fokus arah, atau memejamkan mata hingga tidak melihat sama sekali. 


Secara bahasa, غَضُّ البَصَرِ (gadh-dhul bashar) berarti menahan, mengurangi atau menundukkan pandangan.

Maksudnya adalah menjaganya dan tidak melepas kendalinya hingga menjadi liar. Pandangan yang terpelihara adalah apabila seseorang memandang sesuatu yang bukan aurat orang lain, lalu ia tidak mengamat-amati keelokan parasnya, tidak berlama-lama memandangnya, dan tidak memelototi apa yang dilihatnya. Singkatnya, menahan dari apa yang diharamkan oleh Allah Subhaanahu Wata’ala dan Rasul-Nya untuk kita memandangnya.

Dalil Kewajiban Menahan Pandangan
1. Dari al-Qur’an

Allah Subhaanahu Wata’ala berfirman, artinya,

“Katakanlah kepada orang laki-laki yang beriman, “Hendaklah mereka menahan pandangannya dan memelihara kemaluannya; yang demikian itu adalah lebih suci bagi mereka, sesungguhnya Allah Mahamengetahui apa yang mereka perbuat.” Katakanlah kepada wanita yang beriman, “Hendaklah mereka menahan pandangannya, dan memelihara kemaluannya.” (QS. an-Nur [24]: 30-31)

Para ulama tafsir menyebutkan bahwa kata ‘min’ dalam ‘min absharihim’ maknanya adalah sebagian, untuk menegaskan bahwa yang diharamkan oleh Allah Subhaanahu Wata’ala hanyalah pandangan yang dapat dikontrol atau disengaja, sedangkan pandangan tiba-tiba tanpa sengaja dimaafkan. Atau untuk menegaskan bahwa kebanyakan pandangan itu halal, yang diharamkan hanya sedikit saja.

Berbeda dengan perintah memelihara kemaluan yang tidak menggunakan kata min karena semua pintu pemuasan seksual dengan kemaluan adalah haram kecuali yang diizinkan oleh syariat saja (nikah).

Larangan menahan pandangan didahulukan dari menjaga kemaluan karena pandangan yang haram adalah awal dari terjadinya perbuatan zina.

Berkata Syaikh Muhammad Amin Asy-Syinqithy—rahimahullah, “Ayat ini menjelaskan kepada kita bahwa yang menjadikan mata itu berdosa karena memandang hal-hal yang dilarang berdasarkan firman Allah Subhaanahu Wata’ala yang artinya,

“Dia mengetahui khianatnya (pandangan) mata dan apa yang disembunyikan oleh hati”. (QS. Ghafir: 19).

Ini menunjukkan ancaman bagi yang menghianati matanya dengan memandang hal-hal yang dilarang.”

Imam al-Bukhary—rahimahullah—berkata, “Makna dari ayat (an-Nuur: 31) adalah memandang hal yang dilarang karena hal itu merupakan pengkhianatan mata dalam memandang.” (Adhwa` al-Bayan 9/190).

2. Dalil dari Hadits Rasulullah Shallallahu ‘Alaihi Wasallam:
Dari Jarir bin Abdillah Radhiyallahu Anhu berkata, “Aku bertanya kepada Rasulullah Shallallahu ‘Alaihi Wasallam tentang pandangan tiba-tiba (tanpa sengaja), lalu beliau memerintahkanku untuk memalingkannya.” (HR. Muslim).

Maksudnya, jangan meneruskan pandanganmu, karena pandangan tiba-tiba tanpa sengaja itu dimaafkan, tapi bila diteruskan berarti disengaja.

Rasulullah Shallallahu ‘Alaihi Wasallam bersabda, “Seorang laki-laki tidak boleh melihat aurat laki-laki lain, dan seorang perempuan tidak boleh melihat aurat perempuan lain. Seorang laki-laki tidak boleh bersatu (bercampur) dengan laki-laki lain dalam satu pakaian (selimut), dan seorang perempuan tidak boleh bercampur dengan perempuan lain dalam satu pakaian (selimut).” (HR. Muslim, Ahmad, Abu Dawud & Tirmidzi).

Rasulullah Shallallahu ‘Alaihi Wasallam bersabda kepada Ali Radhiyallahu Anhu, “Wahai Ali, janganlah kamu ikuti pandangan pertama dengan pandangan berikutnya, karena yang pertama itu boleh (dimaafkan) sedangkan yang berikutnya tidak.” (HR. Tirmidzi dan Abu Dawud dan dinyatakan hasan oleh al-Albani).

Imam An-Nawawy mengatakan, “Pandangan kepada selain mahram secara tiba-tiba tanpa maksud tertentu pada pandangan pertama maka tak ada dosa. Adapun selain itu, bila ia meneruskan pandangannya maka hal itu sudah terhitung sebagai dosa.”

الْعَيْنَانِ تَزْنِيَانِ، وَزِنَاهُمَا النَّظَرُ

“Dua mata itu berzina, dan zinanya adalah memandang.” (Muttafaq ‘alaih).

Imam Bukhari dalam menjelaskan hadits ini mengatakan bahwa selain kemaluan, anggota badan lainnya pun dapat berzina.

Akibat Negatif  MataMemandang yang Haram

1. Rusaknya Hati


Pandangan yang haram dapat mematikan hati seperti anak panah mematikan seseorang atau minimal melukainya. Segala peristiwa bermula dari pandangan, dan api yang besar itu berasal dari percikan api yang kecil. Imam Ahmad meriwayatkan dari Abu Hurairah Radhiyallahu Anhu, dia berkata, “Rasulullah Shallallahu ‘Alaihi Wasallam bersabda, “Sesungguhnya seorang mukmin jika berbuat dosa maka akan ada satu noda hitam di hatinya, jika ia bertaubat dan berlepas dari dosanya maka hatinya akan menjadi bersih, namun jika dosanya bertambah maka noda hitam tersebut akan semakin bertambah hingga menutupi hatinya, itulah noda yang disebutkan oleh Allah Azza Wajalla dalam al-Qur`an (artinya), “Sekali-kali tidak (demikian), sebenarnya dosa yang mereka perbuat itu menutupi hati mereka.”


2. Terancam jatuh kepada Zina


Ibnul Qayyim—rahimahullah—berkata bahwa pandangan mata yang haram akan melahirkan lintasan pikiran, lintasan pikiran melahirkan ide, sedangkan ide memunculkan nafsu, lalu nafsu melahirkan kehendak, kemudian kehendak itu menguat hingga menjadi tekad yang kuat dan biasanya diwujudkan dalam amal perbuatan (zina).

Akses terhadap pornografi yang begitu mudah, hingga kalangan anak-anak sekalipun telah menjadi pemicu meningkatnya pemerkosaan dan seks bebas. Semuanya berawal dari mata yang khianat terhadap larangan-larangan Allah Azza Wajalla.

3. Lupa ilmu

Imam Waki’ bin Jarrah salah seorang guru Imam Syafi’i berkata, “Sesungguhnya ilmu itu adalah cahaya, dan cahaya Allah tidak akan diberikan kepada pelaku maksiat.”

Kebiasaan seseorang menahan pandangan dari hal-hal yang diharamkan akan menjadikan hatinya bersih. Kebersihan hati memudahkan masuknya nur atau cahaya petunjuk dari Allah Subhaanahu Wata’ala kedalamnya.

Sebaliknya kebiasaan memandang hal-hal yang diharamkan Allah, seperti aurat orang lain maka akan menjadikan hatinya kotor dengan kemaksiatan dan dosa yang lama-kelamaan semakin menutupi kebersihan hatinya sehingga sulit ditembus oleh nur hidayah-Nya.

4. Turunnya Bala'


Amr bin Murrah berkata, “Aku pernah memandang seorang perempuan yang membuatku terpesona, kemudian mataku menjadi buta. Kuharap itu menjadi kafarat penghapus dosaku.”

5. Menambah lalai terhadap Allah Azza Wajalla dan hari akhirat 


6. Rendahnya nilai mata yang memandang yang haram dalam pandangan syariat Islam

Dari Abu Hurairah Radhiyallahu Anhu berkata, “Rasulullah Shallallahu ‘Alaihi Wasallam bersabda, “Jika seseorang melongok ke dalam rumahmu tanpa izinmu, lalu kau sambit dengan kerikil hingga buta matanya, tak ada dosa bagimu karenanya.” (Muttafaq ‘alaih).

Manfaat Menahan Pandangan
Di antara manfaat menahan pandangan adalah:

Membebaskan hati dari pedihnya penyesalan, karena barangsiapa yang mengumbar pandangannya maka penyesalannya akan berlangsung lama.
Hati yang bercahaya dan terpancar pada tubuh terutama mata dan wajah, begitu pula sebaliknya jika seseorang mengumbar pandangannya.
Terbukanya pintu ilmu dan faktor-faktor untuk menguasainya karena hati yang bercahaya dan penuh konsentrasi.
Mempertajam firasat dan prediksi
Syuja’ Al-Karmani berkata,
“Siapa yang menyuburkan lahiriyahnya dengan mengikuti sunnah, menghiasi batinnya dengan muraqabah, menundukkan pandangannya dari yang haram, menahan dirinya dari syahwat, dan memakan yang halal, maka firasatnya tidak akan salah.”
Menjadi salah satu penyebab datangnya mahabbatullah (kecintaan dari Allah Subhaanahu Wata’ala).
Al-Hasan bin Mujahid berkata,

غَضُّ البَصَرِ عَنْ مَحَارِمِ اللهِ يُوْرِثُ حُبَّ اللهِ

“Menahan pandangan dari apa yang diharamkan Allah akan mewarisi cinta Allah.”

Faktor-faktor Penyebab Mampu Menahan Pandangan
Di antara faktor yang membuat seseorang mampu menahan pandangannya adalah:

Hadirnya pengawasan Allah dan rasa takut akan siksa-Nya di dalam hati.
Menjauhkan diri dari semua penyebab mengumbar pandangan.
Meyakini semua bahaya mengumbar pandangan.
Meyakini manfaat menahan pandangan.
Melaksanakan pesan Rasulullah Shallallahu ‘Alaihi Wasallam untuk segera memalingkan pandangan ketika melihat yang haram.
Memperbanyak puasa.
Menyalurkan keinginan melalui jalan yang halal (pernikahan).
Bergaul dengan orang-orang shaleh dan menjauhkan diri dari persahabatan akrab dengan orang-orang yang rusak akhlaknya.
Selalu merasa takut dengan su’ul khatimah ketika meninggal dunia.

Wallahul  A'lam.

Dari berbagai sumber

Powered By Blogger